SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH KOTA PASURUAN INFO PENDAFTARAN : Silahkan hub : 081553112245 (UST DHONY)| Terima Kasih

PELATIHAN KADER SANTRI DIGITAL PCNU KOTA PASURUAN

Tanggal : 12 April 2016 Oleh : team Himmah

Hidup di era peradaban digital membuat informasi menyebar secepat kilat dan sangat mudah untuk di akses.  Lahirnya Generasi social media sangat berpengaruh pada perkembangan informasi yang tersebar melalui jaringan internet. Maka menjadi kewajiban bersama untuk melindungi generasi kita dari bahaya informasi yang menyesatkan.
Oleh karena itu Lakpesdam (lembaga kajian pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia) NU kota pasuruan berkerjasama dengan Cyber NU Jawa Timur dan PP. Bayt al-Hikmah Pasuruan, kemarin (10/04) melaksanakan pelatihan Kader Santri Digital an Nahdliyah, Bertajuk “Peran strategis  santri digital dalam memperkuat arus dakwah Islam Ahlu Sunnah wal jamaah an Nahdliyah”. Kegiatan yang dilangsungkan di gedung SMK PP. Bayt al-hikmah ini diikuti oleh 48 peserta utusan dari Banom dan lembaga di lingkungan PCNU Kota/Kab Pasuruan, serta kader-kader muda dari sejumlah pesantren di Pasuruan.
M. Iskandar Zulkarnain selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa Antusias Peserta sangat luar biasa serta bersemangat saat mengikuti rangkaian kegiatan, mereka terdiri dari perwakilan lembaga dan banom NU baik internal PCNU Kota Pasuruan maupun external. Selain itu juga ada perwakilan dari pondok pesantren  serta kaum muda nahdliyin delegasi dari organisasi kemahasiswaan.
“Mereka (peserta) dilatih agar mampu membuat dan mengelola website, pelatihan ini merupakan rangkaian acara Harlah NU yang dilaksanakan PCNU Kota Pasuruan, kemudian oleh Lakpesdam di kemas dalam bentuk pelatihan Kader Santru Digital, peserta yang di undang terdiri dari perwakilan empat elemen,” terangnya.
Sementara itu ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan Waladi Imaduddin Menegaskan dalam Sambutannya, Bahwa NU harus menguasai dunia maya sebagai alat syiar berdakwah.
Maraknya radikalisme melalui Internet, baik dalam konteks pemikiran maupun aksi harus diakui menjadi sebuah ancaman bersama.
“tak bisa kita pungkiri bahwa kemudahan setiap individu dalam meng-akses dunia internet mengharuskan kita untuk menjaga dan memberi informasi Keislaman dan Kebangsaan yang benar kepada Netizen” tegasnya.
Maka oleh karena itu, NU harus sadar sejak dini dengan terus membangun skill Nahdliyin dalam menguasai Teknologi Informasi.
Sehingga Komitmen pandangan NU yang rohmatan lilalamin dan cinta NKRI  harga mati dapat terjaga dan terbentengi oleh isu radikalisasi yang menyebar di dunia internet.
Oleh karena itu Kesadaran menjaga dan merawat kondisi harmoni keragaman umat, serta nilai-nilai luhur al-Nahdliyah lewat dunia maya adalah kewajiban bagi setiap kader-kader NU di penjuru Nusantara.
Selain itu Gus H M. Nailur Rohman selaku Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan sekaligus Kepala Pesantren PP. Bayt al-hikmah Pasuruan, berharap agar pelatihan tersebut Melahirkan kader-kader muda NU yang memiliki kesadaran ideologis untuk bergerak dalam dunia maya.
Sehingga spirit nilai-nilai aswaja menjadi manifestasi untuk melakukan perlawanan terhadap siapapun yang mencoba merusak nilai-nilai moderat, toleran, dan kecintaan pada NKRI melalui praktik-praktik keagamaan yang menyerukan sikap radikal.
“Santri dan warga nahdliyin mampu memperkuat syiar dakwah NU di dunia maya, Serta Terciptanya militansi kader muda NU untuk terus menyebarkan spirit nilai-nilai Aswaja via dunia maya,” jelas Gus amak Panggilan Akrabnya.


Komentar Anda



Berita Terbaru

LOWONGAN KERJA
Yayasan Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan membuka lowongan pekerjaan sebagai berikut : 1. Pengajar Tingkat SMP      a.  Guru PKN 2. Pen

SEGUDANG PERMASALAHAN REMAJA KITA
Anak muda kita sekarang tidak lagi bikin pusing, tapi tambah bikin kepala jadi pecah. Pakai motor tiap hari, tapi tidak punya SIM, dipreteli pula. Keb

Standart Pendidikan Menjadi Pahlawan
Lan Fang, adalah teman bang AS, sebut saja AS Laksana, seorang penulis produktif di media masa. Saya tidak pernah bertemu dengan bang AS, dan hanya me

INTEGRASI PANDANG MANUSIA Menuju Rana Kognitif, Afektif Dan Psikomotorik Siswa
Berangkat dari sebuah pandangan bahwa manusia itu terdiri dari tiga komponen dan semua itu butuh proses pendidikan, yaitu : Manusia itu mempunyai aka

PESANTREN, SANTRI DAN KYAI
BAYT AL HIKMAH DOT NET – Tidak berlebihan jika Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang diperkirakan tak lekang oleh waktu dan tempat kecuali

FOLLOW US

YAHOO MESSENGER

PENGUNJUNG

Flag Counter

Youtube Terbaru

GOOGLE +

Twitter