SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH KOTA PASURUAN INFO PENDAFTARAN : Silahkan hub : 081553112245 (UST DHONY)| Terima Kasih

Kunjungan Ki Sastro ke PP. Bayt Al-Hikmah Pasuruan

Tanggal : 01 Mei 2015 Oleh : team Himmah

Dunia menanti-nanti lulusan pesantren….
Kini, giliran santri yang mengguncang dunia!!

Bersama dengan mas Fadly, Ki Sastro yang notabene seorang seniman NU (ketua LESBUMI) dan juga sekaligus guru bagi mas Fadly turut mengobarkan api semangat berpesantren di PP. Bayt Al-Hikmah Pasuruan pada 30/4/2015. Dengan pembukaan berbahasa arab yang lancar, beliau berpesan kepada santri untuk bersyukur bisa mondok di pesantren. Dulu semasa dirinya mondok, memang banyak hal-hal yang mengganggu pikiran beliau. Kenapa pondok melarang hal-hal yang enak-enak, yang asyik-asyik tidak diperbolehkan, dini hari harus bangun untuk sholat malam dan berdzikir, disuruh menghafal nadzam, dan banyak hal lain yang membuat perasaannya berkecamuk. Namun beliau menghadapi itu semua dengan sabar dan akhirnya bisa bertahan di pondok pesantren selama 13 tahun. Setelah mondok, beliau melanjutkan studi ke perguruan tinggi S-1 di IAIN Sunan Kalijaga dan kemudian menyelesaikan studi hingga tingkat S-3 di Universitas Indonesia.

Beliau menyadari kegunaan mondok ketika beliau sudah keluar dari pondok. “Saya bersyukur bisa mondok, karena setelah saya keluar dari pondok, ternyata kehidupan luar begitu menggoda. Saya tidak tahu kalau dulu saya tidak mondok, entah bagaimana menghadapi dunia luar” ujarnya. Oleh karenanya, beliau berpesan kepada santri-santri untuk selalu menaati apa yang menjadi perintah kyai, perintah asatdiz. Beliau juga menyuntikkan semangat mondok dan tidak minder menjadi santri. Santri mampu mengguncang dunia. Beliau dan grup musik gamelan Islaminya yang bernama Ki Kanjeng Ganjur, mayoritas terdiri dari lulusan pesantren. Sekumpulan alumni pesantren ini sudah berkeliling dunia, benua Amerika, Eropa dan Asia sudah dikunjunginya. Pesantren bagi Ki Sastro juga dinilai sebagai gudangnya seni, dimana banyak pelajaran-pelajaran berbahasa arab yang digubah dalam bentuk syair, sehingga memudahkan para santri untuk menghafal dan memahaminya. Mengenal Allah melalui nadzam Aqidatul Awam, mengenal tata bahasa Arab melalui nadzam Imrithy dan Alfiyah ibn Malik, semuanya adalah bentuk kesenian.

Ki Sastro juga menegaskan bahwa peradaban liberalisme dan materialisme ala Barat tidak bisa menandingi kekuatan spiritualisme yang mampu memberikan kepuasan lahir dan batin. Makanya beliau dengan lantang menyatakan: the best education system is pesantren!. Oleh karena itu, beliau sangat bersyukur melihat pesantren yang mampu memadukan konsep tradisionalis (manhajus salaf) dan pendidikan modern berbasis kurikulum nasional. Perpaduan ini akan melahirkan generasi yang bermoral dan siap menggeluti dunia luar. Karena di pesantren tidak hanya diajarkan ilmu pengetahuan, tidak hanya melulu mengenai angka, tapi diajarkan tentang nilai-nilai yang menjadi modal kehidupan. Nilai-nilai inilah yang saat ini menjadi barang langka di kalangan muda. Oleh karena itu, beliau mengamati bahwa saat ini banyak perusahaan yang merekrut pekerjanya dari kalangan pesantren. Bagi perusahaan-perusahaan ini, pintar itu gampang, tinggal diberi pelatihan 6 bulan sudah beres. Mereka mencari orang-orang yang bermoral, karena moral tidak bisa dilatih dalam sekejap, butuh proses penempaan mental yang cukup matang, dan itulah yang dilakukan oleh pesantren.

By: Mohammad Nailur Rochman


Komentar Anda



Berita Terbaru

LOWONGAN KERJA
Yayasan Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan membuka lowongan pekerjaan sebagai berikut : 1. Pengajar Tingkat SMP      a.  Guru PKN 2. Pen

SEGUDANG PERMASALAHAN REMAJA KITA
Anak muda kita sekarang tidak lagi bikin pusing, tapi tambah bikin kepala jadi pecah. Pakai motor tiap hari, tapi tidak punya SIM, dipreteli pula. Keb

Standart Pendidikan Menjadi Pahlawan
Lan Fang, adalah teman bang AS, sebut saja AS Laksana, seorang penulis produktif di media masa. Saya tidak pernah bertemu dengan bang AS, dan hanya me

INTEGRASI PANDANG MANUSIA Menuju Rana Kognitif, Afektif Dan Psikomotorik Siswa
Berangkat dari sebuah pandangan bahwa manusia itu terdiri dari tiga komponen dan semua itu butuh proses pendidikan, yaitu : Manusia itu mempunyai aka

PESANTREN, SANTRI DAN KYAI
BAYT AL HIKMAH DOT NET – Tidak berlebihan jika Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang diperkirakan tak lekang oleh waktu dan tempat kecuali

FOLLOW US

YAHOO MESSENGER

PENGUNJUNG

Flag Counter

Youtube Terbaru

GOOGLE +

Twitter