SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH KOTA PASURUAN INFO PENDAFTARAN : Silahkan hub : 081553112245 (UST DHONY)| Terima Kasih

KEWAJIBAN SEORANG MUSLIM MUDA

Tanggal : 18 April 2015 Oleh : team Himmah

Dalam tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai kewajiban seorang muslim muda. Namun sebelumnya, saya perlu mendefinisikan apa itu muslim dan apa itu muda. Muslim adalah seorang manusia yang memegang ajaran Allah yang abadi, muslim adalah seseorang yang mendapatkan warisan dari para Nabi, dan merupakan peninggalan para Nabi yang turut bertanggungjawab menjaga keaslian dan kebenaran ajaran Islam sebagai acuan dalam beribadah maupun acuan dalam kehidupan, sampai hari kiamat.
Sedangkan muda adalah suatu masa dari beberapa masa dalam fase kehidupan. Ada masa kecil, masa muda dan masa tua. Masa muda adalah masa yang terbaik dalam kehidupan, karena masa muda berada di tengah-tengah diantara dua masa dalam kehidupan. Masa muda adalah masa yang penuh dengan kekuatan, ambisi, gejolak dan semangat yang membara. Masa muda layakanya panasnya matahari ketika tepat berada diatas kepala kita.  Sebegitu pentingya masa muda, maka sudah seharusnya masa muda layak dipersiapkan dan diatur sebaik-baiknya agar masa muda ini tidak melahirkan generasi muslim yang bobrok, generasi yang justru akan menghancurkan ajaran Islam itu sendiri. Oleh karena itu, seorang muslim muda harus menyadari siapa dirinya, dan apa bedanya dengan pemuda-pemuda yang lain. Dalam Islam, terdapat empat kewajiban yang wajib ada di pundak seorang muslim muda:
1.    Kewajiban memahami Islam dengan benar
Kewajiban pertama bagi setiap muslim muda adalah memahami ajaran Islam dengan pengetahuan yang benar. Pengetahuan Islam yang benar didapatkan dari guru yang benar, karena guru yang benar memiliki kesinambungan yang menyampaikan kita kepada Rasulullah SAW. Maka untuk mencari ilmu yang benar, kita harus mencari guru yang benar. Belajar tentang Islam menempati posisi pertama dalam kewajiban seorang muslim muda karena ilmu adalah dasar dari segala amal. Tidak ada pekerjaan yang dilakukan secara benar tanpa didasari ilmu yang benar. Ibadah apapun, bahkan profesi apapun, semuanya membutuhkan ilmu. Sebuah amal yang tanpa didasari oleh ilmu, maka amal tersebut tidak diterima oleh Allah SWT. Bagaimana jadinya jika seseorang melakukan sebuah amal tanpa ilmu, darimana ia mengetahui kalau amal tersebut sudah benar?
Dewasa ini, kita melihat banyak orang yang bersuara lantang mengaku Islam, tapi ia tidak mengerti apa itu Islam, malah merubah-rubah ajaran Islam semaunya sendiri. Ajaran Islam dikatakan ketinggalan, sudah tidak relevan dengan zaman, maka perlu adanya perubahan syariat dan akidah Islam. Pernyataan-pernyataan menyesatkan seperti ini adalah pernyataan orang-orang yang tidak memiliki pemahaman yang benar tentang Islam.
Maka sekali lagi, kewajiban muslim muda adalah menuntut ilmu mengenai Islam dari sumber yang benar. Sumber yang kembali kepada al-Quran dan as-Sunnah, sumber yang kembali kepada para sahabat Nabi dan para mujtahidin. Sehingga seorang muslim tersebut mampu memahami hukum Islam beserta dalil-dalilnya, memahami sejarah Rasul beserta para sahabatnya, mengetahui sejarah kejayaan Islam, tidak hanya keluar masuk madrasah atau pesantren Islam tapi yang diketahui justru sejarah Barat dan justru yang diikuti adalah budaya Barat. Jangan bangga jika kita mendapati seseorang yang memiliki ilmu dan gelar luar biasa, tapi urusan membaca al-Quran saja masih terbata-bata.
Tapi kewajiban memahami Islam ini tidak berarti seorang muslim muda tidak diperkenankan memahami ilmu-ilmu lain seperti ilmu kedokteran, ilmu alam, ilmu arsitektur, dan lain-lain. Dalam Islam, tidak ada pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum. Karena semua ilmu yang baik adalah milik agama Allah. Semua ilmu yang mengenalkan seorang hamba pada Tuhannya, itulah ilmu agama. Apabila dari ilmu alam dia menjadi kagum akan ciptaan Allah, maka itulah ilmu agama. Apabila matematika mampu membuat seseorang melakukan muhasabah (introspeksi diri melalui perhitungan amal baik dan buruk yang sudah dilakukan), itulah ilmu agama. Memahami ilmu-ilmu lain tetap menjadi penting, tapi sebelum itu semua, pahami dulu ilmu-ilmu yang berkaitan dengan iman kepada Allah, beribadah kepada-Nya dan cara berakhlak yang islami secara benar dan mapan.
 
2.    Kewajiban mengamalkan ajaran Islam
Seorang muslim muda tidak cukup hanya memperbanyak ilmu di kepalanya, dia memiliki kewajiban untuk mengamalkan apa yang dipelajarinya. Islam menginginkan para muslim muda mencari ilmu yang membuahkan amal, ilmu yang mampu menggetarkan hati dan memunculkan rasa takut kepada Allah SWT. Allah berfirman:

“sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya hanyalah Ulama” (QS. Fathir: 28)

    Ilmu yang bermanfaat adalah ketika seseorang itu belajar mengenai sholat, dia melakukan sholat, belajar tentang puasa maka dia berpuasa, belajar tentang zakat dia pun berzakat, belajar tentang halal-haram maka dia melakukan yang halal dan menjauhi yang haram. Artinya, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diserap kemudian diamalkan sehingga seluruh perbuatannya mencerminkan ilmu yang dipelajarinya. Dari sana orang lain akan melihat betapa indahnya ajaran Islam, betapa indah sopan santun dalam Islam, dan betapa mulia akhlak Islam.
Ilmu seperti diatas bisa dimiliki oleh siapapun yang mau mengamalkannya. Kita lihat siapa yang membawa Islam ke tanah Indonesia, mereka adalah para pedagang, mereka adalah pedagang yang mengamalkan ajaran Islam sehingga nampak dari diri mereka keindahan Islam yang kemudian memikat hati orang Indonesia saat itu. Di Korea Selatan pun demikian, masyarakat muslim disana berasal dari para prajurit Turki yang membantu perang Korea saat itu. Orang-orang Korea melihat para prajurit ini dalam waktu-waktu tertentu selalu membersihkan diri, membasuh wajah, tangan, rambut dan kaki kemudian membentuk shof dan kemudian melakukan kegiatan dengan khusyuk, sopan dan teratur. Mereka pun tertarik seraya bertanya: “siapa kalian?” Para prajurit menjawab: “kami adalah orang-orang Islam”. Mereka pun bertanya lagi: “apa itu Islam?” Dari situlah ribuan orang Korea masuk Islam gara-gara melihat para prajurit yang mengamalkan sholat.

3.    Kewajiban berdakwah kepada Islam
Seorang muslim muda yang telah mencari dan mengamalkan ilmunya, tidak boleh hanya memperdulikan dirinya sendiri, dia mempunyai tanggungjawab terhadap orang lain. Tidak boleh seseorang itu menjadi baik dan membiarkan orang lain berbuat tidak baik. Muslim muda wajib mengajak orang lain untuk menjadi baik dan lebih baik. Oleh karenanya, berdakwah merupakan kewajiban seorang muslim muda yang masih memiliki tenaga, semangat dan ambisi yang besar.
Memang dalam berdakwah dibutuhkan kekuatan dan kesabaran, karena berdakwah tidaklah mudah. Apalagi di zaman yang seperti ini, banyak orang yang mendahulukan urusan dunia dan menyepelekan urusan akhirat, padahal kita semua akan hidup di akhirat entah itu di surga atau neraka. Seseorang yang memegang teguh ajaran Islam justru terasingkan di kalangan masyarakat, orang baik menjadi jarang dan aneh. Maka tidak berlebihan jika diumpamakan orang yang memegang teguh ajaran Islam di zaman seperti ini, layaknya orang yang memegang bara api di tangannya, sangat sulit untuk mempertahankan. Tapi Islam tetaplah Islam yang tidak boleh ditinggalkan. Syekh Dr. Yusuf al-Qordlowi mengatakan bahwa perjuangan para da’i saat ini lebih besar pahalanya sebanyak lima puluh kali lipat dari pahala para sahabat Nabi.
Maka sudah sepatutnya kita tetap berpegang teguh pada ajaran Islam, betapapun kesulitan dan ujian yang kita terima, betapapun banyaknya kecaman dan tantangan yang kita hadapi. Nabi telah berpesan bahwa seorang muslim jangan sampai berbuat syirik kepada Allah, sekalipun dia akan disiksa dan dibakar. Karena janji Allah bagi mereka yang mau berjuang untuk mengajak orang lain kepada agama Allah (Islam), pahala sebesar-besarnya dan derajat surga yang setara dengan para Nabi, syuhada’ dan orang-orang sholeh pun akan diberikan. Dan Allah tidak pernah sekali-kali mengingkari janji-Nya.

4.    Kewajiban merapatkan barisan Islam
Setelah mempelajari, mengamalkan dan mengajak orang lain ke dalam Islam yang sebenarnya, ada kewajiban lain yang harus dipenuhi oleh seorang muslim muda. Kewajiban itu adalah kewajiban mempererat tali persaudaraan sesama muslim. Saling membantu, saling menyayangi, saling menguatkan, saling menasihati dan saling mengingatkan. Karena Islam tidak akan jaya tanpa persatuan, Islam akan kalah jika umat Islam terpecah belah. Islam yang bersatu akan melahirkan kembali kejayaan Islam yang pernah terjadi beberapa waktu silam.
Oleh karena itu, muslim muda harus bisa menjadi pemersatu umat Islam, menjadi agen perubahan yang mengantarkan Islam kepada kejayaan. Jangan menjadi muslim muda yang merusak ajaran Islam, mengajak orang lain untuk semakin jauh dari Islam, dan memecah belah umat Islam.
    Semoga kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dan mengamalkannya dengan sebaik-baiknya. Semoga dengan ilmu kita, kita bisa menyelamatkan diri kita, keluarga kita, teman-teman kita, tetangga kita dan bangsa kita dari kesesatan hidup. Amin amin amin ya robbal ‘alamin…

Sumber :

???? ????????? ???? ?????? ?????? ?????? ????? ???????? ????? - ?????


Komentar Anda



Berita Terbaru

Workshop Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh Universitas Brawijaya Malang
Workshop Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh Universitas Brawijaya Malang pada tanggal 11 Agustus 2018 tentang Media Pembelajaran telah sukses di

Penandatangan MOU SMK Bayt Al-Hikmah dengan Brighton English Malang
Test of English for International Communication atau lebih sering disebut TOEIC adalah tes bahasa Inggris yang dirancang secara khusus untuk mengukur

LOWONGAN KERJA
Yayasan Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan membuka lowongan pekerjaan sebagai berikut : 1. Pengajar Tingkat SMP      a.  Guru PKN 2. Pen

Hari Santri Berkreasi
Bayt Al Hikmah - Perayaan Hari Santri Nasional tahun ini banyak dilakukan dimana-mana dengan berbagai macam ifent yang berbeda-beda. Kemarin (21/10) S

Senyum Buat Para Juara
Bayt Al Hikmah - Selalu mempunyai banyak ifent-ifent lomba untuk  ikut serta. Kemarin (7/10)  SMA dan SMK terbang ke kota pahlawan Surabaya

FOLLOW US

YAHOO MESSENGER

PENGUNJUNG

Flag Counter

Youtube Terbaru

GOOGLE +

Twitter