SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH KOTA PASURUAN INFO PENDAFTARAN : Silahkan hub : 081553112245 (UST DHONY)| Terima Kasih

GAIRAH BENGAL PARA PELAJAR

Tanggal : 19 Nopember 2014 Oleh : Team Humas Bayt Al-Hikmah

Jika kita menilik sejarah, banyak sekali organisasi pergerakan nasional yang muncul guna memperbaiki derajat bangsa. Bangsa indonesia yang saat itu sedang mengalami masa penjajahan berkepanjangan, memunculkan organisasi dari berbagai kalangan etnik, daerah, agama, dan pemuda guna menuju tujuan yang sama yaitu Indonesia merdeka.

            Salah satu organisasi yang muncul salah satunya adalah Budi Utomo. Organisasi ini lahir pada tanggal 20 Mei 1908 dan didirikan oleh para pelajar STOVIA, yaitu pelajar Indonesia yang mengenyam pendidikan di Belanda. Tujuan organisasi ini pada awalnya untuk memperbaiki pendidikan penduduk Jawa, dan kemudian meluas untuk mempelajari pendidikan barat. Berangkat dari sinilah, kelahiran Budi Utomo dijadikan peringatan sebagai Hari Kebangkitan Nasional, karena pada saat itulah pondasi awal bangsa Indonesia menuju kemerdekaan terealisasi. Adanya Budi Utomo mampu membuat para penduduk bangsa melahirkan organisasi-organisasi baru yang memiliki tujuan sama, yaitu mampu memimpin bangsa dengan kekuatan sendiri.

            Sejarah pun menuliskan bahwa golongan terpelajar merupakan salah satu faktor bangsa Indonesia mampu membentuk negara yang makmur dan berdaulat. Karena mereka telah melakukan proses transfer pemikiran dan ide-ide yang lambat laun mampu menumbuhkan rasa persatuan, rasa senasib dan semangat untuk memperbaiki bangsanya. Kuatnya rasa ini memupuskan identitas kedaerahan, keagaaman, dan kesukuuan masing-masing untuk kemudian melebur menjadi satu kekuatan besar.

            Namun, itulah masa lalu, mereka para pelajar mampu menjadi tonggak untuk memimpin di depan dengan kekuatan besar. Mereka para pelajar mampu menggerakkan ribuan bahkan jutaan penduduk untuk bangkit melawan imperialisme. Mereka para pelajar mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat sekitarnya. Namun, apa yang sedang terjadi saat ini? Para pelajar dengan sifat hedonisnya telah membuat orang-orang di sekitar terganggu. Mereka masih belum mampu mengontrol diri untuk kesenangan sesaat. Bahkan banyak sekali terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum dimana pelakunya adalah pelajar.

            Pada beberapa kolom harian daerah sering diberitakan bahwa banyak pelajar baik SD, SMP maupun SMA banyak melakukan aksi kejahatan, aksi asusila, aksi keonaran, dan aksi-aksi yang tidak terdidik. Kejadian yang benar-benar berbeda pada masa lalu. Bahkan pernah dalam suatu kolom salah satu berita dituliskan bahwa Lulusan SMA, Kondom Laris Manis. Berita tersebut benar-benar menjadikan dunia pendidikan tercemar. Para pelajar yang telah dinyatakan lulus merayakannya dengan pesta sex. Mereka melakukan seolah itulah hal yang wajar dilakukan saat ini. Peristiwa ini benar-benar menyakiti hati para guru. Para guru yang telah bersusah payah mengabdi demi kepentingan masa depan siswanya seolah sia-sia. Tapi, apakah ini benar-benar murni kesalahan siswa?

            Menjadi guru merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Para guru berusaha untuk membuat para generasi bangsa mampu menjalani masa depan dengan baik. Memberikan suatu pemahaman arti nilai kebaikan, dan arti nilai dari kehidupan. Tapi  semua membutuhkan proses dan waktu, dan memang itulah tugas guru. Guru tidak hanya mengajar namun juga mendidik. Menjadi role model atau contoh di depan terhadap siswa adalah satu upaya memberikan pendidikan. Seorang guru harus mampu memberikan contoh yang baik dan mampu menjadi teladan. Seorang guru yang sudah mampu menjadi teladan oleh siswa, akan menjadikan tindakan negatif siswa menjadi terminimalisir. Sehingga kejadian pesta kejahatan di jalanan dan tindakan tindakan anarkis tidak akan terjadi di kalangan para pelajar. Merdeka!! Oleh : Alfan Arifuddin, S.Psi, M.Si


Komentar Anda



Berita Terbaru

Workshop Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh Universitas Brawijaya Malang
Workshop Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh Universitas Brawijaya Malang pada tanggal 11 Agustus 2018 tentang Media Pembelajaran telah sukses di

Penandatangan MOU SMK Bayt Al-Hikmah dengan Brighton English Malang
Test of English for International Communication atau lebih sering disebut TOEIC adalah tes bahasa Inggris yang dirancang secara khusus untuk mengukur

LOWONGAN KERJA
Yayasan Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan membuka lowongan pekerjaan sebagai berikut : 1. Pengajar Tingkat SMP      a.  Guru PKN 2. Pen

Hari Santri Berkreasi
Bayt Al Hikmah - Perayaan Hari Santri Nasional tahun ini banyak dilakukan dimana-mana dengan berbagai macam ifent yang berbeda-beda. Kemarin (21/10) S

Senyum Buat Para Juara
Bayt Al Hikmah - Selalu mempunyai banyak ifent-ifent lomba untuk  ikut serta. Kemarin (7/10)  SMA dan SMK terbang ke kota pahlawan Surabaya

FOLLOW US

YAHOO MESSENGER

PENGUNJUNG

Flag Counter

Youtube Terbaru

GOOGLE +

Twitter