SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH KOTA PASURUAN INFO PENDAFTARAN : Silahkan hub : 081553112245 (UST DHONY)| Terima Kasih

WASPADA PENIPUAN TERHADAP WALI SANTRI

Tanggal : 04 Nopember 2014 Oleh : team Himmah
Senin 3 Nopember 2014. Secara mengejutkan kami, Pengurus PP. Bayt al-Hikmah, memperoleh pengaduan dari 8 wali santri kami dalam waktu yang hampir bersamaan. Beberapa mereka menyampaikannya lewat telepon, ada pula yang datang langsung ke pesantren dan melaporkan kepada kami apa yang baru saja mereka alami dengan histeris bahkan ada yang sampai tidak sadarkan diri.
Kejadiannya bermula saat mereka menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal yang mengaku sebagai guru di pesantren kami. Dengan nada bicara yang sangat santun dan meyakinkan, orang tersebut menyampaikan kabar duka bahwa putera-puteri mereka yang tengah nyantri di pesantren kami mengalami kecelakaan, jatuh di kamar mandi dan mengalami gegar otak.
Mendengar kabar mengejutkan tersebut, mereka langsung shock. Lebih-lebih si penelepon gelap mengabarkan bahwa anak-anak mereka dalam keadaan kritis dan harus segera dioperasi. Dalam kondisi shock dan panik itulah mereka diminta mengirimkan sejumlah uang untuk biaya operasi. Jumlah yang diminta beragam, ada yang 15 juta, 17 juta, hingga 20 juta, dan dan diminta dikirim via transfer ke sejumlah nomor rekening dari beberapa bank yang berbeda-beda.
Mungkin karena kesadaran mereka sedang tidak stabil karena ketakukan yang berlebih akan keselamatan anak-anak mereka, atau juga mungkin karena terbawa pengaruh alunan kata-kata hipnotis dari si penelepon, beberapa wali santri menyanggupi permintaan tersebut, bahkan ada yang sempat bergegas menuju ATM. Tapi, Alhamdulillah, mereka masih dijaga oleh Allah SWT. Sebelum mentransfer, mereka sempat mengkonfirmasikan kebenaran berita tersebut kepada kami. Mereka baru tersadar bahwa mereka sedang ditipu setelah mereka mengetahui bahwa keadaan putera-puteri mereka baik-baik saja dan sehat wal ‘afiyat di pesantren.
Mendapat laporan percobaan penipuan terhadap wali santri secara massif ini, pengurus pesantren langsung bergerak melaporkannya ke Polresta Pasuruan. Apalagi kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya pada tanggal 11 September 2014 lalu, juga ada wali santri kami yang melaporkan penipuan dengan modus serupa. Bahkan, menurut informasi yang kami dengar, ternyata beberapa sekolah lain di Kota Pasuruan juga pernah mengalami kejahatan serupa.
Namun sayang pihak kepolisian belum dapat memproses laporan kami ini. Selain berdalih belum cukup bukti, mereka juga menganggap unsur penipuan dalam kasus ini “belum terpenuhi” karena pihak korban belum melakukan transaksi sesuai permintaan si penipu sehingga belum ada pihak yang dirugikan. Kami bisa memahami penjelasan Polresta tersebut walaupun dalam benak kami bertanya-tanya apakah memang demikian prosedur hukum seharusnya dalam menangani percobaan kejahatan. Apakah seseorang yang nyata-nyata berupaya berbuat kriminal baru bisa diproses secara hukum setelah jatuh korban. Bukankah hukum seharusnya melindungi masyarakat dari segala bentuk kejahatan, bukan hanya setelah kejahatan itu berhasil dilakukan, tetapi juga ketika kejahatan telah nyata-nyata direncanakan dan dilakukan meski akhirnya tidak berhasil memperdaya korban. Para wali santri tersebut memang tidak sempat dirugikan secara materiil. Tetapi menurut kami secara kejiwaan dan rasa aman, mereka benar-benar telah dirugikan dan menjadi korban. Apabila tidak ada tindakan yang tegas dari penegak hukum, kami khawatir penipuan semacam ini akan terus dilakukan bahkan mungkin makin berkembang dengan modus-modus yang lebih canggih, terutama yang marak belakangan ini yang menjadikan lembaga pendidikan sebagai sasaran.
 
 
Humas PP. Bayt al-Hikmah Kota Pasuruan

Komentar Anda



Berita Terbaru

LOWONGAN KERJA
Yayasan Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan membuka lowongan pekerjaan sebagai berikut : 1. Pengajar Tingkat SMP      a.  Guru PKN 2. Pen

SEGUDANG PERMASALAHAN REMAJA KITA
Anak muda kita sekarang tidak lagi bikin pusing, tapi tambah bikin kepala jadi pecah. Pakai motor tiap hari, tapi tidak punya SIM, dipreteli pula. Keb

Standart Pendidikan Menjadi Pahlawan
Lan Fang, adalah teman bang AS, sebut saja AS Laksana, seorang penulis produktif di media masa. Saya tidak pernah bertemu dengan bang AS, dan hanya me

INTEGRASI PANDANG MANUSIA Menuju Rana Kognitif, Afektif Dan Psikomotorik Siswa
Berangkat dari sebuah pandangan bahwa manusia itu terdiri dari tiga komponen dan semua itu butuh proses pendidikan, yaitu : Manusia itu mempunyai aka

PESANTREN, SANTRI DAN KYAI
BAYT AL HIKMAH DOT NET – Tidak berlebihan jika Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang diperkirakan tak lekang oleh waktu dan tempat kecuali

FOLLOW US

YAHOO MESSENGER

PENGUNJUNG

Flag Counter

Youtube Terbaru

GOOGLE +

Twitter