SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH KOTA PASURUAN INFO PENDAFTARAN : Silahkan hub : 081553112245 (UST DHONY)| Terima Kasih

ASYIKNYA TAWURAN ANTAR SEKOLAH

Tanggal : 22 Oktober 2014 Oleh : Administrator

Tawuran, tawuran, dan tawuran. Itulah yang seringkali diberitakan dalam media massa di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Fenomena tawuran pastinya sudah tak lagi menjadi hal baru di sekitar kita. Inilah salah satu ajang untuk menjadi superpower dalam lingkungan pelajar.

Tawuran, menurut saya memiliki kata dasar tewur. Tewur dalam padanan kata khas kota singo edan (Kota Malang) artinya adalah ruwet. Jika kita perhatikan, memang para generasi muda terdidik yang terlibat tawuran benar-benar berantakan, mulai dari pakaian yang melekat hingga model alat yang digunakan. Seperti gear sepeda yang dilengkapi dengan tali raffia, sabuk yang diikat dengan batu dan sebagainya, bahkan saya pun begitu yakin, pikiran mereka benar-benar sangat kacau. Terlebih saat mereka kalah serangan dari pihak lawan. Lari tunggang langgang tanpa arah. Saling menyelamatkan diri masing-masing. Bentuk kesetiakawanan, yang seringkali digadang-gadang menjadi karakter pelajar, tiba-tiba hilang begitu saja. Hal tersebut dapat kita lihat dari beberapa liputan televisi, yang menunjukkan seorang pelajar yang sedang lari dikejar lawan dalam tawuran, rela menarik teman yang berada di depannya untuk dijadikan umpan bagi pihak musuh.

Memang, kondisi remaja adalah kondisi yang menginginkan untuk diperhatikan dan dilihat, oleh siapa saja yang ada disekitarnya. Karena hal tersebut menjadikan harga diri semakin meningkat. Ketika harga diri terangkat, kepercayaan diri pun mulai meningkat. Hal ini bisa kita lihat dalam diri para pelajar laki-laki misalnya.

Dunia remaja laki-laki adalah dunia yang didalamnya muncul berbagai bentuk kompetisi. Kompetisi dalam dunia mereka seringkali diaplikasikan dengan aktivitas-aktivitas fisik. Misalnya bermain bola basket dan sepak bola. Seorang yang mendominasi dalam aktivitas olahraga seringkali menjadi perhatian bagi remaja perempuan. Karena remaja perempuan seringkali mudah jatuh hati terhadap para siswa yang sangat lihai dalam permainan-permainan olahraga.

            Ya, siswa-siswa membutuhkan ruang gerak untuk berekspresi. Untuk arogansi sebuah merek (Branding Institution), terkadang sekolah-sekolah biasanya lebih memusatkan anak didiknya pada bidang akademik saja, seperti mengirim muridnya dalam lomba debat bahasa inggris, pidato, olimpiade matematika atau sejenisnya. Padahal, masih banyak hal yang harus digali dari para siswa kita.

Sebenarnya, salah satu latar belakang daripada aktivitas tawuran adalah kondisi stress dari siswa yang tidak menonjol di kelas. Mungkin seharusnya, aktivitas tawuran haruslah difasilitasi oleh sekolah. Bahkan perlu diwujudkan dengan sebuah KOMPETISI TAWURAN ANTAR SEKOLAH. Dengan catatan harus menggunakan helm pengaman, menggunakan alat-alat yang tidak berbahaya, dan sebuah aturan. Tidak hanya itu, mungkin juga para siswi-siswinya juga diundang untuk turut serta melihat dan mendukung sekolahnya. Niscaya, kebebasan berekspresi para siswa pun menjadi tersalurkan secara positif, tanpa harus mengganggu para pengendara di jalan-jalan. Ditambah dengan konsep yang kreatif, niscaya kompetisi seperti ini akan mendapatkan dukungan dari sponsor. Ayo!! sekolah mana yang berani memulai?? By : Alfan Arifuddin, S.Psi, M.Si( Guru BK SMP/SMK/SMA  Bayhi)


Komentar Anda



Berita Terbaru

Hari Santri Berkreasi
Bayt Al Hikmah - Perayaan Hari Santri Nasional tahun ini banyak dilakukan dimana-mana dengan berbagai macam ifent yang berbeda-beda. Kemarin (21/10) S

Senyum Buat Para Juara
Bayt Al Hikmah - Selalu mempunyai banyak ifent-ifent lomba untuk  ikut serta. Kemarin (7/10)  SMA dan SMK terbang ke kota pahlawan Surabaya

Pemuda Masa Kini, Banggakan Negeri
Bayt Al Hikmah - Pemerintah kota Pasuruan disela-sela kesibukannya dalam memperingati hari Santri Nasional. Dari tanggal 09 kemarin agenda sangat pada

PELATIHAN MANAGEMENT PESANTREN ABAD 21
Bayt Al Hikmah - Dua hari ini mengadakan diklat pelatihan management pesantren yang mendatangkan trainer handal dari kota udang alias Sidoarjo, Drs.Mi

Guru Besar Baghdad Singgah di PP. Bayt Al-Hikmah
Bayt Al hikmah – Kemarin (24/07) masih seperti biasanya kegiatan rutinitas berjamaah isya' di masjid syekh Abdul Hamid dilakukan dengan penu

FOLLOW US

YAHOO MESSENGER

PENGUNJUNG

Flag Counter

Youtube Terbaru

GOOGLE +

Twitter